Walau kita tak lagi sejalan, kau satu yang paling ku cinta itu kata kaleb j di lagunya yang akhir ini sering saya putar, teringat ada perempuan seumuran saya cantik dan ekonominya mungkin diatas saya, pakaiannya seksi mau duduk di samping saya dan tidak memandang fisik saya seperti apa dan rasanya kejadian waktu itu memang terasa seperti pacar sendiri lalu salahkah?

Jawabannya adalah tidak, intinya semesta menggantikan nuansa buruk dengan menaikkan frekuensi supaya saya senang dan bukan berarti kejadian itu buruk dalam artian saya juga memang kondisinya sedang saya buat happy seperti mendengarkan lagu tersebut dan pulangnya tidak lupa membeli tahu bulat mamang SCBD yang harganya sudah bisa ditebak yaitu gopek satunya coy

Kalau masalah perempuan seksi tadi mengapa dihadirkan untuk saya oleh semesta? coba kita bedah, apakah saya seperti cowok yang tidak benar? jawabannya salah. Melainkan saya sedang berada di lingkungan orang kaya yang hampir mayoritas mengerti bahasa inggris dan tentunya kelakuannya tidak seperti orang miski alias menengah kelas bawah, frekuensi saya ada di tengah mereka maka frekuensi saya ikut naik dan bonusnya perempuan itu tadi, lalu apakah harus seksi? seksi disini pakaiannya beda sama seksi yang di klub malam yang terbuka tipis, pakaiannya tetap tebal cuma terlihat tangannya saja dari atas sampai bawah jadi beda seksinya, saya sih gak munafik ya ngeliat cewe seksi juga suka cuma seksi emang ada tingkatannya ada yang benar seksi yang anggun alias elegan ada seksi yang emang mancing nafsu, kalau mancing nafsu biasanya frekuensi negatif di tempat yang condong negatif juga jadi dalam kasus saya jangan disamakan