Saya merasa kasihan dengan sosok perempuan yang insecure tentang bahwasannya dia merasa sepi dan banyak dari temannya hanya mendekat disaat susah dan jika senang malah melupakan, bukankah dari kita semua pernah mengalami hal semacam ini? Saya rasa pernah namun yaitu lebih tepatnya tertawa tapi terluka

Kalau saya perhatikan tentang kehidupannya tidak buruk amat namun memang diperparah dengan tak ada orang yang benar support alias support systemnya patut dipertanyakan kemana perginya seperti itulah selain itu apa lagi yang membuat tambah parah yaitu pas liat kebahagiaan orang lain di sosmed padahal hidup itu bukan untuk membanding-bandingkan orang lain melainkan kita harus mensyukuri terhadap apa yang kita punya saat ini