Jadi kemarin saya sudah meninggalkan ponsel tizen dan saya sekarang pakai blackberry lagi sama seperti kembali ke zaman dahulu pas saya sekolah masih adem-ademnya dan saya sudah senang banget dibelikan dulu sama ibu saya karena itu hp tercanggih saat itu walaupun belinya bekas saudara tapi itu gak jadi masalah karena saya sudah senang haha

Lalu kenapa saya bisa senang pada saat ini sekalipun tidak lagi berjaya tentang blackberry bahkan orang sudah tak pakai lagi? Karena memang ada seninya pakai ini terutama jika keypadnya yang macet susah diteken kaya punya saya ini sudah saya perbaiki dengan sendiri ditambah dengan tes keypadnya apakah sudah benar atau belum dan ini saya lakukan berkali-kali jadi sekarang sudah benar

Ditambah untuk internetan gak semua orang mengerti bagaimana bisa blackberry semacam ini jalan sedangkan permasalahannya memang unik walau jaringannya mungkin sama seperti android tapi infrastruktur software dalamnya unik sehingga tidak sama karena semisal setting APN saja tidak ada proxy dan port semacam di android jadi dia ya begitu simple tapi mesti liat lagi noh di service booknya ada apa nggak, kalau nggak ada ya gak bisa internetan

Tapi walau jadul tetap senang dan saya seperti kembali lagi ke masa saya dimana belum memiliki masalah kehidupan, intinya ponsel ini juga sebenarnya mengingatkan saya bahwa kemewahan itu tidak selalu bernilai kalau kita tidak membagikan apa yang kita punya. materi hanyalah materi bahkan ketika susah ya sudah tidak usah diratapi banget lah kan yang penting kitanya sendiri sudah happy dengan apa yang kita punya