Jadi setelah saya tidak ngeblog akibat blackberry 9900 kesayangan saya rusak yang niatnya saya ingin membersihkan debu dibawah digitizer touchscreen karena saya pikir oh mungkin kalau saya angkat tidak akan jadi masalah cuma rusak bagian touchscreennya aja gak sampai ke lcdnya namun siapa sangka konsep lcd nya malah disambungkan konektornya jadi putus malah ngeblank gak nongol lagi dan aslinya mah lcdnya kaga masalah cuma konsepnya aja biadab

Walhasil gantilah hp yang kedua saya dari samsung tizen z2 ke blackberry 9900 lalu ke Xiaomi Redmi Note Series lah, lalu apanya yang mirip masriah? ternyata setelah saya ulik lebih lanjut kok samaan dia pakai Xiaomi Redmi Note Series juga cuma hanya berbeda seri angkanya saja dan saya harap ponsel ini bisa awet jangan rusak dan jangan hilang udah itu aja sih. Mungkin ada yang heran kenapa saya jadi pakai Android bukannya saya anti pakai ini? Jawabannya adalah "Iya" namun saya sadar bahwa Google pun adalah perusahaan sponsor saya jadi kayanya lucu ya misal gak pake Android malah ngejelek-jelekin rasanya naif

Saya akui android memang bagus terlebih saya juga pernah pakai Samsung lipet android semacam Z Flip yang keren pokoknya, sekarang pakai ponsel android yang tidak terlalu mahal namun terjangkau saja setidaknya tidak terlalu lemot banget dan sekaligus mengingatkan saya dengan Masriah. Orang yang menurut saya baik dan ramah senyum pas satu sekolahan serta saya juga memiliki domainnya di ohmiloveit.my.id kunjungi ya, oh ya kunjungi juga ohmiloveit.wordpress.com karena itu ditulis dalam bahasa indonesia namun itu miliknya haha. Tapi senang lah, ketidak sengajaan dalam memilih perangkat bisa menyatukan perbedaan pendapat dan bisa kembali juga ke Android, jika si Masriah baca ini sih saya harap jangan ganti perangkat ya, hahaha.

Sebenarnya ada vivo, ada oppo sama techno namun kalau vivo sama oppo ini sistem operasinya terlampau jadul untuk spefikasi yang lumayan sehingga jika suatu hari saya ingin oprek akan terkendala maka lebih bisa mudah karena permasalahan UBL dan root ini di ponsel semacam oppo dan vivo sangat rumit maka saya tak terlalu ingin pakai itu dan dokumentasinya terlalu sedikit walaupun memang rom bawaannya sih lebih bersih dibanding xiaomi yang menurut saya ini adalah ponsel papan reklame penyedot debu eh maksud saya penyedot kuota tapi ya tetap saja saya pilih xiaomi walau pernah kecewa juga karena xiaomi ini di masa lalu saya waktu pakai redmi 6a dan redmi 9a, permasalahan hardware yang menurut saya cukup membagongkan tapi ya sudahlah saya gak punya banyak pilihan, lalu gimana dengan samsung? kok saya gak pakai samsung lagi

Ya karena sudah biasa, tidak ada yang istimewa juga dan tampilannya terlalu monoton serta masalah hardware juga tidak sebagus dulu sih berdasarkan pengalaman saya jadi gak ada bedanya sama produk ponsel cina pada umumnya, jadi saya gak terlalu fanatik buta banget kalau bagus bilang bagus kalau jelek bilang jelek, samsung cuma bagus di software saja namun hardware untuk zaman sekarang sedikit ngampas dibanding yang dulu