E.... xynos... ya kali ini saya akan membahas perbandingan chipset berdasarkan pengalaman saya pakai semua chipset tersebut. Dimulai dari yang pertama adalah Mediatek banyak orang yang melihat bahwa chipset yang satu ini boros baterai namun entah darimana menurut saya itu tidak bahkan chipset ini memenangkan baterai yang cukup irit sekalipun nanometer nya berukuran besar dan dia lebih menang dalam menjaga performa agar tidak terlalu berlebihan sesuai dengan aktivitas pengguna di saat itu
Lalu beralih ke qualcomm, dia tidak bisa diam sekalipun dalam kondisi idle alias deep sleepnya benar sangat jelek dan kalau qualcomm sudah harus dari pengembang OS nya sendiri yang memastikan aplikasi bekerja dengan optimal dan tidak tumpang tindih kalau vendor dari OS nya busuk maka boros sudah dan qualcomm menang di performa atas tanpa throttling yang berlebihan dan kabar baiknya open source sehingga buat para opreker lebih bersahabat
Kalau spreadtrum atau nama barunya unisoc gimana? Dia itu menurut saya tidak mengutamakan performa melainkan hanya sekedar aktivitas ringan saja, jika aktivitas berat maka sudah kena throttling tidak bisa posisi overclock secara bawaannya lalu sudah barang tentu ya gitu deep sleepnya juga jelek macam qualcomm jadi gak seperti mediatek yang irut baterai kurang lebihnya gitu
Sekarang ke exynos, apa istimewanya? performanya sedikit rada kacau kadang ngebut kadang lambat bahkan kalau kita melihat ke samsungnya sendiri jarang pakai exynos buatannya melainkan qualcomm, untuk deep sleep kacau dan saya tidak terlalu menemukan apa keunggulan dari exynos ini sendiri sekalipun saya penggemar samsung
Oh ya, untuk masalah hemat daya dan performa yang tidak terlalu berlebihan pilih mediatek. Untuk keamanan jaringan dan performa terbaik pilih qualcomm. Untuk masalah experimental pilih unisoc dan spreadtrum maksudnya tidak ditujukan untuk keperluan berat melainkan hanya sekadar untuk scroll sosmed dan browsing.